Penyebab Terjadinya Kehamilan Ektopik Terganggu
Banyak data yang menunjukkan bahwa angka kejadian kehamilan ektopik terganggu ini semakin lama semakin meningkat per tahunnya. Dan kehamilan ektopik ini juga merupakan salah satu yang menyebabkan angka kematian pada ibu hamil dan melahirkan menjadi tinggi. Ini dikarenakan, perdarahan yang terjadi akibat kehamilan tersebut. Adapun frekuensi perdarahannya yaitu bisa mencapai 51 % - 93 %. Jadi, tak khayal jika hal ini sangat dikaitkan erat dengan penyebab tingginya angka kematian ibu hamil.
Kehamilan di luar kandungan memang sangat berbahaya, karena bisa berakhir seperti yang telah disebutkan diatas tadi. Biasanya, wanita yang berusia mulai 26 tahun sampai 40 tahun, cenderung akan beresiko mengalamii kehamilan ektopik ini.
Etiologi Bahaya Kehamilan Ektopik Terganggu
Memang, kehamilan yang satu ini harus sangat diwaspadai, karena dapat menimbukan dampak luar biasa pada wanita yang mengalaminya. Berikut adalah faktor yang menyebabkan terjadinya kehamilan ektopik terganggu.
· Faktor internal
Faktor internal atau faktor dari dalam tubuh si ibu yang mempengaruhi kehamilan ektopik diantaranya seperti:
- Mempunyai riwayat kehamilan ektopik sebelumnya. Presentase terjadinya kekambuhan lagi sebanyak 15 % setelah kehamilan ektopik yang pertama, dan 30 % setelah kehamilan ektopik yang kedua.
- Terjadinya kerusakan di saluran tuba fallopi. Ini menyebabkan sel telur yang telah dibuahi oleh sperma tidak bisa berimplantasi (menempel) pada dinding rahim, akhirnya sel telur menempel pada saluran tuba fallopi.
- Peradangan pada daerah panggul, biasanya terjadi secara tiba-tiba.
- Penggunaan alat kontrasepsi yang berbentuk spiral atau IUD. Apabila si ibu masih menggunakan alat kontrasepsi jenis tersebut pada saat hamil, ini akan meningkatkan resiko terjadinya kehamilan ektopik. Dikarenakan hormon progesterone pada kandungan kontrasepsi, dapat mengganggu kinerja sel rambut sillia di saluran tuba yang membawa sel telur untuk berimplantasi di dinding rahim.
· Faktor eksternal atau faktor dari luar
- Ibu perokok aktif. Dimana hal ini bisa menyebabkan terganggunya sel rambut sillia pada saluran tuba.
- Operasi di sekitar saluran tuba atau daerah panggul, karena bisa membuat parut pada rahim.
- Status ekonomi yang rendah. Ini juga bisa menyebabkan kehamilan ektopik, dikarenakan status gizi si ibu hamil yang buruk.
- Penyakit menular seksual
Faktor eksternal dan faktor internal seperti diatas tadi yang biasanya menyebabkan terjadinya kehamilan ektopik pada wanita. Jadi mulai sekarang, belajarlah untuk hidup selalu sehat agar dapat terhindar dari berbagai jenis penyakit.

1 Komentar untuk "Penyebab Terjadinya Kehamilan Ektopik Terganggu"
Maaf sebelumnya. Boleh tau referensi judul buku yang dipakai sbg sumbernya? Terimakasih ��